Hubungan yang terjalin kini memang di landasi dengan cinta dan sayang tetapi setelah berjalan cukup lama semakin banyak ketakutan yang ku dapati semakin ingin aku melepaskan .
Mempunyai seorang dambatan hati yang sesuai dengan keinginan adalah hal yang paling menyenangkan tapi kenyataan pada hubungan tidak seindah harapan, ada saja kerikil bahkah bongkahan batu yang siap mengahadang jalannya suatu hubungan .
Kebersamaan dengan nya adalah harapan ku untuk mencapai kebahagian, tetapi sifat yang tumbuh dalam diriku tak bisa ku dustakan , aku hanyalah wanita yang takut terlalu dalam mencintai seorang pria , takut akan rasa kehilangan, takut akan rasa cemburu , takut semua rasa itu akan membunuh perasaan ingin memiliki seorang yang di idam-idam kan (trauma) .
Banyak sebab yang membuat ketakutan ini menjadi besar, salah satu nya dengan melihat pasangan yang mulai cuek dengan kita, terlalu banyak aktifitas yang dia jalani, terlalu sering dia bertemu dengan banyak orang apalagi dia memasuki kehidupan yang baru yang membuat ku takut akan lupa nya dia dengan dunia lama nya yaitu AKU ..
Hal yang biasa yang sering di takutkan setiap insan pencinta , tetapi beda nya dengan diriku Aku takut akan adanya status sosialita di suatu hubungan yang mempengaruhi keadaan antar pasangan .
Berawal dari ketakutan terlalu mencintai seorang lelaki membuatku selalu berakhir dengan luka , aneh memang mengapa belum bisa sepenuh nya berani mencintai lelaki dengan sepenuh-penuh nya . Saat ku mulai mencintai lelaki terlalu dalam aku selalu mencoba menahannya, menahan semua perasaan yang datang dengan mengentikan hubungan. Kekanak-kanakan memang tetapi kebiasaan ini yang membuat ku mampu mengontrol perasaan ku jika mencintai seseorang sehingga tidak jatuh terlalu dalam .
Kita tidak bisa menebak dengan sembarang siapa yg akan kita jadikan pasangan seumur hidup , jika kita tidak berniat untuk menjalani nya kita tidak akan pernah bisa menjalani dengan lama.
Dari dulu hingga sekarang aku masih belum bisa mematahkan ketakutan ku dengan memberikan dan berani menghadapi apapun cobaan dalam hubungan .
Aku selalu menghindari semua masalah yang akan terjadi,aku selalu mundur selangkah saat ku menerka akan ada masalah apa yg ku hadapi kelak jika keputusan itu ku ambil,selalu saja jalan pikir ku begitu ,padahal aku pun tak pernah tau apakah masalah itu akan terjadi yang pasti aku hanyalah takut menghadapi semua nya dan aku memilih melepaskan dan berjalan sendiri hingga ku temui seseorang lagi . Entah siapa orang nya , mau dia orang yang baru ku kenal atau orang yang sudah pernah berjalan bersama ku akan ku jalani lagi jika memang hati igin mencoba nya .

Menyatukan dua kepala dlm satu tujuan itu emang gak gampang, tapi paati bisa kok asal ada komitmen haha
BalasHapusSalam kenal.
Baru nyadar ada komenan dari penulis buku " Diary Anak Magang " sama sutradara hmm 😂😂
Hapus