KENYAMANAN yang di rasakan hanyalah awal KEBOSANAN dari
suatu HUBUNGAN .
Bagaimana bisa memulai dengan rasa kasihan hingga akhirnya
harus mempertimbangkan untuk menyakiti ataukah
disakiti perasaan sendiri. Ibarat menunggu membunuh atau terbunuh .
Bagaimana bisa brtindak dengan keegoisan saat di kecewakan , menerima hal baru dengan dia yang baik. Apakah harus seseorang yang baik berakhir di kecewakan ??
Bagaimana bisa brtindak dengan keegoisan saat di kecewakan , menerima hal baru dengan dia yang baik. Apakah harus seseorang yang baik berakhir di kecewakan ??
Pilihan yang sulit untuk tetap meneruskan hubungan yang memang tak menarik untuk dijalani dan tak mengerti untuk di pahami , tak berharga untuk terus di lindungi seperti peti mati yang tak berjenazah , hubungan yang terlihat menyeramkan dan berminat lagi untuk di teruskan serta di pertahankan . Inilah kesalahan yang sangat merugi, mempertaruhkan sosok yang sebelumnya sudah ku anggap sahabat kini harus menyakiti nya, atau dengan cara lain aku tetap bertahan dengan keadaan yang tak nyaman hingga mungkin waktu yang berlalu juga akan memaksa ku untuk tetap mengatakan kejujuran hati.
Berbuat
manis di depannya , berbicara lembut nan romantisdengan keadaan sebenarnya yang
terkikis, menjadi sosok yang munafik, bersikap mencintai namun nyata nya
mengasihani . Suatu tindakan yang memang tidak anarkis tapi sangat menyakiti.
Bagaimana bisa dengan sadar ku membuat nya merasa nyaman dan perlahan berubah
menjadi ke khawatiran yang mengganjal ketika dia menyadari perubahan sikap yang
sangat drastis terjadi.
sudah mulai menghindar , mulai menyakiti secara perlahan, mulai mengacuhkan semuanya , itulah dimana titik kebohongan sudah tak sanggup lagi untuk menipu perasaan sendiri, memaksa untuk tetap mencintai ,menyayangi,mengasihi dia yang baik. Karna memang kita EGOIS J
sudah mulai menghindar , mulai menyakiti secara perlahan, mulai mengacuhkan semuanya , itulah dimana titik kebohongan sudah tak sanggup lagi untuk menipu perasaan sendiri, memaksa untuk tetap mencintai ,menyayangi,mengasihi dia yang baik. Karna memang kita EGOIS J
Egois mememntingkan
kenyaman diri sendiri,egois untuk tidak mau merasakan sakit hati hingga meminjam
hati yang lain untuk menjadi korban saat kita tak mau terlalu terluka, dan
ketika waktu berlalu membaik kita tinggalkan hati nya dan tak menghiraukan
bagaiman perasaan nya. Itulah diri kita sebenarnya , seorang yang EGOIS yang
menginginkan kenyamanan dari orang yang memang kita anggap tepat berada di posisi
yang paling PAS dan kita anggap PANTAS.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar